Skip to main content

We are ready for a great start!!!

"Ippozenshin suru bai wa, anata no sekai wa kawaru“

"If you take one step forward, the world will change" 
"Satu langkah ke depan yang kau ambil, akan merubah seluruh kehidupanmu"

(ep 01 menit 49:05. by Mineta Chisato dikutip dari Film Atashinchi no Danshi)

Pernahkah Anda punya perasaan takut, bingung, malas dalam hal memulai sesuatu? Apalagi sesuatu hal yang baru? Ya, saya pernah mengalaminya,  kemungkinan besar  hal ini juga terjadi pada sebagian umat manusia, termasuk saya dan Anda.  Hal itu sangatlah wajar karena kita adalah manusia.

Kita sebagai manusia tentulah memiliki perasaan dan pemikiran akan ketakutan memulai sesuatu yang baru, karena selalu ada saja yang muncul dari dalam hati dan pikiran kita persangkaan negatif akan hal yang belum tentu terjadi. Seperti takut akan hal itu lah atau takut begini lah, atau kadang kita bingung harus mulai dari mana, sering kali juga ada perasaan malas, merasa tak punya waktu bahkan tak punya modal bisa menjadi alasan untuk tidak memulai sesuatu hal.

Jika kita terus menerus mengikuti perasaan dan pikiran negatif yang telah disebutkan di atas, pastinya tidak akan ada peradaban atau pun perkembangan di dunia ini. Bahkan selamanya kita akan menjadi pribadi-pribadi yang primitif atau pribadi-pribadi yang tidak punya kemampuan. Dapat terbayangkan kita takkan pernah menikmati berbagai kemudahan seperti yang kita alami sekarang, jika manusia di dunia ini tidak ada yang berani memulai sesuatu hal yang baru dan positif tentunya. 
 
Memang ada pepatah Jerman mengatakan “Aller Anfang ist schwer” , yang dalam bahasa Indonesianya  „Setiap awal sulit“. Tapi pepatah tersebut bukan berarti mematahkan harapan untuk memulai sesuatu yang baru, namun pepatah tersebut memberikan pengertian pada kita bahwa memang setiap awal pasti sulit, dengan begitu janganlah kita mudah menyerah dengan keadaan . Terbukti toh Negara Jerman yang menyebutkan pepatah  tersebut merupakan Negara yang maju, mereka banyak melahirkan penemuan-penemuan baru, dan hal tersebut  harus lah ditiru oleh bangsa kita.

Memulai adalah langkah awal menuju kesuksesan, bukan hanya sukses di dunia tetapi sukses di kehidupan setelah kehidupan dunia. Hal itu tergantung pada diri kita masing-masing, kapan kita mau memulai?

Sebuah pertanyaan umum banyak dari kita yang bertanya kepada diri sendiri adalah..
Bagaimana cara  mengatasi perasaan dan pikiran takut, bingung dan malas yang sering menghambat kita untuk memulai sesuatu hal baru yang positif ?  berikut ini ada beberapa poin yang ingin saya  bagi ..

Setiap orang mulai dari nol
Orang kaya, orang miskin, orang sukses, orang tidak sukses, berprestasi, tidak berprestasi, semua orang mulai dari tempat dimana mereka tidak punya apa-apa. Semuanya diperoleh melalui waktu, apakah melalui pendidikan formal atau informal, latihan-latihan yang berkesinambungan, dll. Terlepas dari apakah kita memiliki sesuatu atau tidak punya apa-apa sekarang, selama kita mengambil langkah-langkah untuk memulai, walaupun itu hanya langkah-langkah bayi.

Mencari Ilmu dan Praktekanlah!

Untuk memulai sesuatu bukan hanya saja bermodalkan nekat, tentu saja kita memerlukan ilmu pengetahuan, minimalnya pengetahuan dasar tentang sesuatu yang akan kita mulai. Dalam mencari ilmu bukan berarti kita harus terus menerus mencari teori, tetapi kita juga harus mulai berani mempraktekkan apa yang kita pelajari. Seperti pepatah yang sudah tak asing kita dengar yaitu „Pengalaman adalah Guru Terbaik“ , karena di sela-sela aksi yang kita lakukan terdapat ilmu-ilmu yang belum tentu kita dapatkan dari teori-teori yang kita pelajari, kita bisa belajar sambil melakukannya, yang biasa disebut „Learning by Doing“.

Kita memiliki sesuatu

Kita harus ingat, sebagai manusia kita diberikan 3 kemampuan dasar pendengaran, penglihatan dan hati seperti yang tertera di Q.S An-Nahl : 78 dan QS. Al-Mulk : 23
„Dan Allah mengeluarkan kamu dari perut ibumu dalam Keadaan tidak mengetahui sesuatupun, dan Dia memberi kamu pendengaran, penglihatan dan hati, agar kamu bersyukur“. (QS. An-Nahl : 78)
Katakanlah: "Dia-lah yang menciptakan kamu dan menjadikan bagi kamu pendengaran, penglihatan dan hati". (tetapi) Amat sedikit kamu bersyukur. (QS. Al-Mulk : 23) 
Ketiga kemampuan dasar  tersebut adalah hal nyata, harta dasar yang kita miliki. Bukan hanya itu saja yang kita miliki,  indra Kita, kesehatan Kita, kebebasan Kita, kehidupan Kita, hak Kita, teman Kita, keluarga Kita, pengetahuan Kita, keahlian Kita, kemampuan Kita, kecerdasan Kita, dan banyak lagi. Semua itu adalah aset. Sadar atau tidak, kita berada di tempat yang lebih baik dari banyak orang di dunia ini dan fokuslah pada hal-hal yang kita miliki sekarang.

Dia selalu ada untuk Kita
Sering kali kita sebagai manusia memiliki rasa tidak percaya diri, tidak percaya diri itu berarti kita tidak percaya kepada-Nya, sang Pencipta kita Allah SWT. Percaya dan yakinlah Dia adalah pemilik seluruh alam jagad raya, yang selalu ada untuk kita dan selalu memberikan yang terbaik untuk kita. Mintalah kekuatan kepada Sang Pemilik Kekuatan, yaitu Allah SWT.
Dan apabila hamba-hamba -Ku bertanya kepadamu tentang Aku, maka (jawablah), bahwasanya Aku adalah dekat. Aku mengabulkan permohonan orang yang berdoa apabila ia memohon kepada -Ku, (QS. Al-Baqarah: 186).
Jadi, janganlah takut dan bingung untuk memulai sesuatu hal yang baru, karena Dia selalu ada untuk  kita. 

Mulai dari sekarang, mulailah sesuatu yang baru yang positif, sesuatu yang memiliki dampak kebaikan bagi diri kita, keluarga kita, bangsa kita dan seluruh alam raya. Kalau bukan dari sekarang, kapan lagi?

Sooo, are you ready? Yes , we are ready for a great start!!!
 



*Saya akan dengan senang hati menerima kritik dan saran atas apa yang saya tulis. Mudah-mudah posting-an perdana ini adalah awal yang baik untuk Blog ini.. aamiin..

Thank You So Much for Reading (^_^)b

Comments